ASUS Eee Pad Transformer TF101 - iGyaan

Selain laptop dengan desain ramping, perangkat hybrid juga cukup banyak diburu konsumen. Rata-rata, konsumen mencari notebook hybrid karena sesuai dengan kebutuhan mereka yang mobile. Nah, untuk menjawab tuntutan tersebut, pabrikan asal Taiwan, ASUS, merilis model Eee Pad Transformer TF101 yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

ASUS Eee Pad Transformer TF101 - iGyaan
ASUS Eee Pad Transformer TF101 – iGyaan

Perangkat ini pertama kali menyapa pasar internasional sekitar tahun 2011 lalu. Dengan Eee Pad Transformer TF101, ASUS berharap bisa menuai keuntungan dari notebook dan tablet. Konsep tablet Android dengan dermaga keyboard opsional untuk mengubahnya menjadi laptop memang sudah ada sejak tahun sebelumnya. Tetapi, perangkat ini menawarkan fungsi penuh, baik sebagai tablet maupun laptop.

Secara tampilan, Eee Pad Transformer TF101 memiliki profil yang sangat ramping, dengan tebal bingkai hanya 12,98 mm dan berat yang cuma 680 gram. Dengan komposisi seperti itu, perangkat ini sangat nyaman untuk digenggam dalam berbagai posisi. Selain itu, pola bertekstur yang unik juga memberikan kenyamanan pengguna ketika menggenggam sehingga tidak mudah terlepas dari tangan.

Eee Pad Transformer TF101 sendiri diposisikan berbeda dari tablet yang lain di pasaran, dengan dilengkapi docking station opsional. Hal ini memberikan pengguna akses ke keyboard QWERTY lengkap sekaligus dengan tombol-tombol Android Function unik, yang dapat mengubah tablet Eee Pad Transformer TF101 menjadi notebook sepenuhnya.

Sebuah touchpad, jack audio 3,5mm, dua port USB, serta card-reader SD Card untuk kemudahan berbagi file dan perluasan storage menjadikan Eee Pad Transformer TF101 pusat media serbaguna. Docking station juga memperpanjang daya tahan baterai perangkat dari 9,5 jam menjadi 16 jam, sehingga pengguna dapat menggunakannya sepanjang hari untuk bekerja dan bermain.

Untuk bagian display, pabrikan membekali perangkat ini dengan layar sentuh berukuran 10,1 inci dengan resolusi 1200 x 800 piksel. Panel IPS yang terbuat dari kaca kokoh anti-gores dapat dilihat dari sudut pandang hingga 178 derajat, dan menghasilkan rentang warna lebih tajam dan akurat hingga 50 persen jika dibandingkan dengan tablet lainnya di pasaran.

Sementara, di ruang jantung pacu, ASUS telah membenamkan prosesor NVIDIA Tegra 2 Dual Core. Performa laptop ditunjang dengan kehadiran memori berkapasitas 1 GB, kartu grafis dari NVIDA GeForce ULP, serta ruang penyimpanan SSD berukuran 16 GB. Berikut spesifikasi teknis ASUS Eee Pad Transformer TF101.

Sistem Operasi Android Honeycomb 3.1
Prosesor NVIDIA Tegra 2
Memori 1 GB
Ruang Penyimpanan SSD 16 GB
Layar 10,1 inch multi-touch (1200 x 800), LED
Grafis NVIDIA GeForce ULP
Konektivitas Wireless 802.11 b/g/n, Bluetooth 2.1 + EDR
Port HDMI, audio combo, card reader, 2x Usb 2.0, dock
Dimensi 271 x 171 x 12,98 mm
Berat 680 gram
Baterai 24,4 Watt hours

Di pasaran Indonesia, produk baru ASUS Eee Pad Transformer TF101 sekarang ditawarkan dengan harga sekitar Rp6,2 jutaan. Sementara, produk bekas tablet tersebut dijual di kisaran harga Rp2 jutaan.

Kiriman serupa