ASUS VivoBook S551LB - (Sumber: ultrabookreview.com)

ASUS VivoBook S551LB, Perangkat Multimedia Touchscreen Berbekal Core i7

Pada tahun 2013 lalu, ASUS memperkenalkan refresh dari VivoBook S551LB dengan menggunakan prosesor Haswell terbaru, yaitu untuk meningkatkan laptop multimedia ke ketenaran baru. VivoBook S551LB ini bahkan cocok untuk game terbaru karena kartu grafis mid-grade NVIDIA GT 740M, sedangkan sistem operasi Windows 8 memudahkan penggunaan touch screen.

Secara tampilan, pengguna akan menemukan logam di mana-mana. Model ini masih mengusung desain yang mirip generasi sebelumnya, meski update Haswell menunjukkan beberapa perubahan. Permukaan aluminium diadopsi untuk bagian tutup, dengan logo pabrikan menghiasi pusatnya. Seperti model VivoBook S500CA dan VivoBook S550CM, unit dasar juga terbuat dari aluminium perak matte terbaik. Hanya bagian bawah sasis yang plastik, karena juga merupakan cover perawatan.

Untuk konektivitas, tidak banyak yang berubah dalam pilihan untuk menghubungkan periferal sejak VivoBook S550CM. Dua port USB 2.0 dan satu port USB 3.0 telah berubah menjadi dua port USB 3.0 dan satu port USB 2.0, yang meski lebih baik, tetapi belum sempurna. Beberapa pengguna juga akan sangat menghargai optical drive DVD tambahan yang memberi laptop ini dukungan multimedia penuh.

Sayangnya, kualitas distribusi antarmuka agak sedikit memburuk. Port berada di area belakang prekursor, namun perangkat USB 2.0 sekarang harus terhubung di bagian depan kanan. Pengguna yang mengoperasikan mouse atau sejenisnya di sisi ini akan sering menyentuh steker dengan tangan mereka, sehingga rentan menimbulkan ketidaknyamanan.

Beralih ke sektor display, perusahaan memasang layar silau di VivoBook S551LB. Panel touch ini memiliki ukuran 15,6 inci dan resolusi HD 1366 x 768 piksel. Sayangnya, layar gelapnya berada pada level yang sama dengan model VivoBook S550CA dan VivoBook S550CM. Hanya HP Pavilion Sleekbook TouchSmart 15-b153sg yang membuat kesan lebih buruk. Kecerahan maksimum VivoBook S551LB yang sebesar 182 cd/m2 juga tidak terlalu menarik.

Sementara, untuk ruang dapur pacu, ASUS menawarkan dua pilihan prosesor untuk konsumen, yaitu Intel Core i7-4500U atau Intel Core i5-4200U untuk model yang lebih murah. Kinerja notebook ditopang kehadiran memori DDR3L berkapasitas maksimal 8 GB serta solusi grafis dari kartu NVIDIA GeForce GT 740M. Berikut spesifikasi teknis ASUS VivoBook S551LB.

Prosesor Intel Core i7-4500U
Intel Core i5-4200U
Sistem Operasi Windows 8
Memori DDR3L 1600 MHz SDRAM 4 GB (maks. 8 GB)
Layar 15,6 inch 16:9 HD (1366 x 768)
Grafis NVIDIA GeForce GT 740M
Ruang Penyimpanan HDD 750 GB; HDD 750 GB + SSD 24 GB; HDD 1 TB
Card Reader 2-in-1 card reader (SD, SDHC)
Kamera HD webcam
Konektivitas Gigabit Ethernet, Bluetooth 4.0, Wireless 802.11 b/g/n
Port 2x USB 3.0, USB 2.0, RJ-45 LAN, HDMI, SD card reader, audio combo jack
Baterai 3-cell
Dimensi 380 x 258 x 22,5 mm
Berat 2,4 kg

Ketika pertama kali diperkenalkan ke pasaran global, ASUS VivoBook S551LB dengan prosesor Intel Core i7 ditawarkan dengan harga sekitar 939 euro. Di Indonesia, produk baru laptop tersebut sekarang dijual di kisaran harga Rp11.499.000, sedangkan produk bekasnya dilepas dengan harga Rp8,5 jutaan.

 

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *