Jika kita kembali ke bulan September 2010 lalu, kita mungkin akan melongo kagum pada perangkat Dell Inspiron Duo (1090). Ini merupakan perangkat convertible 2-in-1 yang memiliki layar yang dapat diputar hingga 180 derajat, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengubahnya dari netbook ke tablet. Untuk lebih jelasnya, simak rincian lengkap mengenai perangkat unik ini.

Pada pandangan pertama, Inspiron Duo mungkin tidak terlihat berbeda jika dibandingkan dengan notebook konvensional. Hanya logo yang mengilap pada tutup layar yang memberi fakta bahwa itu adalah perangkat convertible. Casing perangkat ini terdiri dari plastik berkualitas tinggi dan bagian luarnya memiliki nuansa yang kenyal. Sementara, tutup layar memiliki hiasan high-gloss bermotif yang membedakannya dari area sekitar.
Di bagian dalam casing, tampak sangat stylish dan berkualitas tinggi berkat kombinasi warna hitam dan abu-abu tua. Area di sekitar keyboard juga terbuat dari plastik, namun memiliki tampilan aluminium yang ramping. Tempat tidur keyboard juga dibedakan oleh glossiness-nya. Selain versi biru, Dell memberi pengguna pilihan untuk membeli mobile convertible ini dengan warna merah atau hitam (tanpa harga tambahan).
Secara keseluruhan, sasis Inspiron Duo bisa disebut cukup kokoh. Dua magnet membantu memasang layar dan menahannya dengan baik di tempat. Keyboard memang memberi tekanan sedikit, tetapi ini bisa terjadi karena permukaan kotak yang terbuat dari karet. Tampilan rangka sangat fleksibel, namun layarnya sendiri agak kaku dan tidak banyak merespons tekanan.
Di sektor display, Dell membekali Inspiron Duo dengan layar berukuran 10,1 inch diagonal yang memiliki resolusi HD (1366 x 768) yang cukup bagus untuk layar seukuran ini. Dengan moto “Inside Out”, Inspiron Duo hadir dengan layar berdesain flip, yang mampu diputar hingga 180 derajat menggunakan mekanisme rotasi.
Kecerahan layar berada di antara banyak notebook lainnya dengan layar LED yang glossy. Kecerahan layar maksimum sampai 225 cd/m2 di sepanjang bagian bawah layar. Kecerahan layar rata-rata 204,4 cd/m2 juga merupakan nilai yang layak, namun kualitas ini, termasuk layar glossy, bukan yang terbaik dalam kategori perangkat convertible.
Beralih ke bagian jantung pacu, Inspiron Duo menggendong prosesor Atom N550 Dual Core yang memiliki clock speed 1,5 GHz, serta dukungan memori RAM tipe DDR3 berkapasitas 2 GB. Sementara, jika pengguna ingin mengamankan data-data penting mereka, tersedia ruang penyimpanan model HDD dengan kapasitas 250GB. Berikut spesifikasi teknis Dell Inspiron Duo (1090).
| Prosesor | Intel Atom N550 Dual Core 1,5 GHz |
| Chipset | Intel NM10 |
| RAM | DDR3 2 GB |
| Layar | 10,1 inch HD (1366 x 768), touchscreen, LED, glossy |
| Grafis | Intel GMA 3150 |
| Ruang Penyimpanan | HDD SATA 250 GB |
| Konektivitas | Wireless 802.11g, Bluetooth 3.0 |
| Port | 2x USB 2.0, headphone, docking station |
| Baterai | Li-ion 2000 mAh |
| Dimensi | 285 x 195 x 29 mm |
| Berat | 1,37 kg |
| Kamera | 1,3 MP |
Ketika pertama kali diperkenalkan ke pasaran global, Dell memasarkan Inspiron Duo dengan harga mulai 579 euro. Kini, di pasar Tanah Air, produk bekas perangkat ini bisa Anda peroleh dengan harga mulai Rp600.000 sampai Rp2.000.000, tergantung kondisi barang.
