Pada sekitar tahun 2011 lalu, pabrikan asal Taiwan, ASUS, sempat merilis sebuah notebook kompak dalam seri ASUS U36SD. Slim dan seksi, begitulah kira-kira kalimat yang bisa menjadi gambaran perangkat yang satu ini. Meski bukan Ultrabook bisnis, namun perangkat ini menawarkan siluet yang ramping, casing aluminium yang kokoh, daya tahan baterai, dan performa andal.

Pengguna yang menjelajahi mencari laptop untuk dengan casing yang kokoh, matte, dan cocok untuk pekerjaan namun masih terlihat elegan, terkadang mendapati diri mereka menjelajah pada tugas yang sulit. Namun, hal ini teratasi dengan diluncurkannya produk ini. Sudut, desain yang ketat di matte hitam bisa dipegang tanpa terlepas dari tangan.
Pabrikan sendiri membangun model ASUS U36SD dengan menggunakan kombinasi material magnesium untuk bagian belakang tutup dan sisi atas casing. Kombinasi ini menghasilkan perangkat yang ringgan di satu sisi, sekaligus kokoh di sisi yang lain. Permukaan laptop telah diberi lap htam beludru yang disebut dengan nano-coating.
Tutup perangkat ditutup rapat-rapat, dan memiliki sudut 45 derajat yang jelas ketika dibuka dan TFT yang cenderung terlalu banyak. Permuaan tidak menghasilkan noda apa pun ketika tangan mulai mengetik di atasnya. Secara keseluruhan, ASUS telah melakukan pekerjaan dengan baik dalam hal kekakuan, meski baterai dilepas.
Untuk masalah konektivitas, sebenarnya ini bukanlah kekuatan utama dari ASUS U36SD. Secara umum, tidak ada perbedaan yang signifikan dari pendahulunya, yaitu model ASUS U36JC. Meski begitu, bisa dikatakan bahwa port, termasuk HDMI, VGA, Ethernet, dan 1 port USB 3.0 sanga cocok untuk sub-notebook. Port USB 3.0 dapat mengisi daya perangkat 5 Volt, seperti smartphone dan beberapa tablet PC, saat sub-notebook dimatikan (sleep & charge). Satu-satunya perbedaan dari pendahulunya adalah ditemukannya di Bluetooth 3.0.
Beralih ke bagian jantung pacu, laptop dengan layar 13,3 inch menyediakan opsi prosesor, mulai Intel Core i3, Core i5, atau Core i7, dengan dukungan memori RAM berkapasitas maksial 8 GB dan solusi grafis dari NVIDIA GeForce GT 520M. Berikut spesifikasi teknis ASUS U36SD.
| Prosesor | Intel Core i3-2350M |
| Intel Core i5-2430M | |
| Intel Core i7-2620M | |
| Sistem Operasi | Windows 7 |
| Chipset | Intel HM65 Express Chipset |
| Memori RAM | DDR3 maksimal 8 GB |
| Layar | 13,3 inch HD (1366 x 768) LED backlit |
| Grafis | NVIDIA GeForce GT 520M |
| Ruang Penyimpanan | 2,5 inch SATA 500 GB/750 GB |
| Card Reader | 5-in-1 card reader (SD, MS, MS Pro, XD, MMC) |
| Kamera | 0,3 MP webcam |
| Konektivitas | Wireless 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 2.0/3.0, LAN |
| Port | Microphone/headphone, VGA, USB 3.0, 2x USB 2.0, RJ-45, HDMI |
| Baterai | 4-cell/8-cell |
| Dimensi | 32,8 x 23,8 x 1,9 cm |
| Berat | 1,44 kg (baterai 4-cell), 1,66 kg (baterai 8-cell) |
Di pasaran Indonesia, saat ini ASUS U36SD dijual dengan harga mulai Rp7,4 juta untuk varian yang mengusung prosesor Intel Core i3 dan ruang penyimpanan 500 GB. Sementara, produk bekasnya ditawarkan mulai Rp3,5 jutaan.
