Toshiba, Satellite, laptop, notebook, perangkat, produk, spesifikasi, harga, prosesor, Intel, AMD, port, layar, display, komputer

Perusahaan asal Jepang, Toshiba, pertama kali meluncurkan Satellite L665 ke pasaran global sekitar tahun 2011 silam. Merupakan produk yang tergolong lawas, laptop ini memang sudah disuntik mati. Meski demikian, Anda masih bisa mendapatkan versi bekasnya dengan harga berkisar Rp2,5 jutaan.

Toshiba Satellite L655, Tampilan Berkelas Performa Lumayan

Pendapat umum sering mengatakan bahwa laptop dengan prosesor Intel menawarkan kinerja all-around yang lebih baik dan masa pakai baterai lebih lama daripada produk dengan prosesor AMD. Lalu, apakah pendapat ini juga berlaku untuk Satellite L665 buatan Toshiba? Untuk lebih jelasnya, simak artikel kami berikut hingga tuntas.

Perusahaan asal Jepang pertama kali meluncurkan Satellite L665 ke pasaran global sekitar tahun 2011 silam. Merupakan produk yang tergolong lawas, tidak mengherankan jika kemudian Toshiba sudah tidak memajang lagi model ini di situs resmi mereka. Meski demikian, Anda masih bisa mendapatkan versi bekasnya di berbagai toko komputer dalam negeri.

Seperti banyak notebook Satellite keluaran Toshiba, model L655 juga memiliki sentuhan akhir Fusion, dengan pola melingkar yang halus di bawah nuansa mengilap pada tutup plastik dan dek keyboard. Ada varian Helios Grey, rona bersahaja namun tampak berkelas. Selain itu, Satellite L655 juga tersedia dalam warna Helios Brown, Helios Red, dan Helios White. 

Keyboard hitam agak mengilap tampak pada Satellite L655, termasuk pad angka penuh dan nyaman untuk mengetik. Meskipun keyboardnya cukup lapang, mungkin Anda lebih menyukainya jika Toshiba telah menyusutkan Alt yang lebih jarang digunakan, Windows, dan menyoroti tombol daripada spasi, yang terasa agak sempit. 

Beralih ke bagian display, layar Satellite L655 berukuran 15,6 inci (dengan resolusi 1366 x 768) yang cukup cerah dan jernih. Dalam sumur oval di atas keyboard, duduk dua speaker stereo, yang menghasilkan suara yang memadai, tetapi tidak luar biasa. Saat mendengarkan “I’m Got Friends” oleh Manchester Orchestra, vokal mid-range terdengar bagus, tetapi hiasan gitar yang lebih tinggi hampir sepenuhnya hilang.

Sementara, untuk sektor jantung pacu, perusahaan menyediakan beberapa opsi prosesor, yakni Intel Core i3-2310M dengan clock speed 2,1 GHz atau Intel Pentium P6200. Kinerja perangkat ditunjang kehadiran memori tipe DDR3 berukuran 4 GB, kartu grafis dari Intel HD Graphics, dan ruang penyimpanan model hard disk berkapasitas mulai 320 GB.

Spesifikasi Toshiba Satellite L655

Tampilan antarmuka Toshiba Satellite L655 (sumber: shopgoodwill.com)
ProsesorIntel Core i3-2310M, Intel Pentium P6200
MemoriDDR3 4 GB
Layar15,6 inch HD, LED backlit
GrafisIntel HD Graphics
Ruang PenyimpananHDD 320 GB/500 GB
Konektivitas Wireless 802.11 b/g/n, Gigabit LAN
Port3x USB 2.0, RJ-45, card reader, audio combo jack, HDMI
Dimensi14,96 x 9,84 x 1,10-1,49 inch
Berat5,48 pon
Baterai6-cell
Sistem OperasiWindows 7

Seperti disampaikan di atas, merupakan produk yang tergolong lawas, tidak mengherankan jika kemudian Toshiba sudah tidak memajang lagi model ini di situs resmi mereka. Meski demikian, Anda masih bisa mendapatkan versi bekasnya di berbagai toko komputer dalam negeri, dengan harga berkisar Rp2,5 jutaan, tergantung kondisi barang.