Jika Anda termasuk salah satu orang yang mengikuti perkembangan gadget, pasti sudah tidak asing lagi dengan varian MacBook Pro. MacBook Pro merupakan seri komputer jinjing Macintosh yang diperkenalkan oleh Apple pertama kali pada Januari 2006. Ada banyak varian MacBook Pro yang telah diluncurkan perusahaan asal AS tersebut, salah satunya MacBook Pro 5.5 (Mid 2009) yang mengusung layar 13 inci.

Pabrikan asal Paman Sam pertama kali melemparkan produk ini ke pasaran global pada pertengahan 2009 (karena itu, nama resminya adalah MacBook Pro Mid 2009). Sasis aluminium MacBook yang dijuluki “Unibody” masih menetapkan standar untuk desain, haptic, stabilitas, dan pengerjaan. Desain MacBook Pro ini terlihat lebih sesuai dengan dimensi dibandingkan dengan model MacBook Pro yang lebih besar. Kestabilan kotak aluminium sangat menakjubkan dibandingkan notebook lain. Bahkan, untuk sebagian besar laptop, area kritis di atas DVD drive tidak menyerah pada tekanan.
Apple juga telah melepaskan flap perawatan di sisi bawah karena implantasi baterai baru. Satu-satunya komponen yang tidak terpasang dengan baik telah dihapus oleh usaha ini. Namun, Anda sekarang harus membuka tutup sub-shell untuk mengganti HDD misalnya, dan baterai sekali lagi tidak bisa dilepas oleh pengguna.
Untuk konektivitas, Apple telah menanamkan port FireWire 800 dan juga pembaca kartu SD. Audio-in khusus dihilangkan dan sebagai gantinya, jalur optik/analog mendukung konversi ke jalur analog. Selanjutnya, ada headset stereo Apple lengkap dengan mikrofon, dua port USB, namun tanpa Mini DisplayPort dan juga adaptor HDMI.
Beralih ke sektor display, salah satu inovasi besar dengan peluncuran MacBook Pro 13 ini adalah tampilan yang disempurnakan. Layarnya masih berbasis TN, namun sekarang merupakan ruang warna yang disempurnakan dan juga memiliki sudut pandang yang lebih stabil. Dengan kecerahan rata-rata 209 cd/m2, perangkat sulit untuk lebih cemerlang dan Anda harus memastikan bahwa Anda tidak memiliki jendela di belakang saat menggunakan notebook ini ketika siang yang cerah.
Sementara, untuk urusan jantung pacu, MacBook Pro 5.5 menggendong prosesor Intel Core 2 Duo P8700 yang memiliki clock speed 2,53 GHz. Performa perangkat ditopang kehadiran memori DDR3 berkapasitas 4 GB, kartu grafis dari NVIDIA GeForce 9400M, dan ruang penyimpanan berbasis HDD dengan kapasitas 250 GB. Berikut spesifikasi teknis MacBook Pro 5.5 (Mid 2009).
| Prosesor | Intel Core 2 Duo P8700 2,53 GHz |
| Memori | DDR3 4 GB |
| Ruang Penyimpanan | HDD 250 GB |
| Layar | 13,3 inch (1280 x 800), glossy |
| Grafis | NVIDIA GeForce 9400M |
| Port | 2x USB 2.0, FireWire, Kensington lock, audio connection, card reader |
| Konektivitas | Wireless 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 2.1 + EDR, Gigabit Ethernet |
| Dimensi | 325 x 227 x 24,1 mm |
| Baterai | 60 Watt-hours |
| Berat | 2,031 kg |
| Sistem Operasi | Apple Mac OS X 10.5 |
Saat pertama kali meluncur ke pasaran global, satu unit MacBook Pro 5.5 dilepas di kisaran harga 1.000 euro. Sekarang, produk bekas laptop tersebut ditawarkan dengan harga Rp4,4 jutaan sampai Rp5,5 jutaan.
