Notebook bisnis ultraportable yang hebat membutuhkan beberapa komponen utama, termasuk kecepatan, keamanan, dan daya tahan. Nah, Dell Latitude 7280 berlayar 12 i8nch memiliki semua yang telah disebutkan, berkat prosesor Intel Core i7 generasi ke-7 dan masa pakai baterai yang mengesankan. Plus, sistem ringan ini dibangun untuk bertahan dari beberapa masalah. Penasaran? Simak artikel kami hingga tuntas.
Perusahaan asal AS pertama kali melemparkan Latitude 7280 ke pasaran global sekitar tahun 2017 lalu. Secara tampilan, sasis magnesium-alloy hitam perangkat ini terbilang tipis dan tidak mencolok, dengan lampu indikator daya bercahaya putih di tepi depan. Cat sentuhan lembut yang digunakan pada tutup dan dek membuat sasis terasa nyaman dan lebih mudah digenggam.
Sayangnya, dengan desain yang lebih tipis, Dell harus mengorbankan beberapa antarmuka pada perangkat ini. Latitude 7280 telah kehilangan sedikit kekuatan dalam bidang konektivitas dibandingkan seri sebelunya. Jumlah port USB 3.0 Tipe A berukuran penuh turun menjadi dua, meskipun port USB Type-C Gen 2/Thunderbolt ketiga telah dihadirkan.

Pembaca kartu SD juga menyusut ke ukuran MicroSD, yang hampir tidak serbaguna. Adaptor Ethernet juga akhirnya mengadopsi desain flap bawah karena migrasi ke tepi yang lebih ramping. Mungkin yang paling penting (bagi pengguna bisnis), konektor stasiun docking E-Port di bagian bawah benar-benar hilang, untuk mewadahi perpindahan ke perangkat keras docking Thunderbolt.
Beralih ke sektor display, layar pada Latitude 7280 adalah panel IPS resolusi anti-silau, 1920×1080 (Full HD) yang terlihat sangat mirip dengan model sebelumnya. Secara subjektif, walaupun kecerahan dan kontras tampak lebih dari cukup, warna agak pudar dan kusam dibandingkan dengan model kelas konsumen lainnya, seperti Razer Blade Stealth dan Dell XPS 13. Meski demikian, sebagian besar laptop bisnis lain juga mengalami masalah yang sama.
Sementara, untuk urusan dapur pacu, perusahaan membekali laptop ini dengan prosesor Intel Core i7-7600U. Performa perangkat ditunjang kehadiran memori tipe DDR4 berukuran 8 GB dan bisa ditingkatkan hingga 32 GB, kartu grafis dari Intel HD Graphics 620, serta ruang penyimpanan model SSD berkapasitas hingga 1 TB.
Spesifikasi Dell Latitude 7280

| Prosesor | Intel Core i7-7600U |
| Memori | DDR4 8 G (maks. 32 GB) |
| Layar | 12,5 inch HD/Full HD, non-touch/touch, IPS |
| Grafis | Intel HD Graphics 620 |
| Ruang Penyimpanan | SSD 256 GB,512 GB, 1 TB |
| Konektivitas | Wireless 802.11 ac, Bluetooth 4.2, Gigabit LAN |
| Port | 2x USB 3.1 Gen-1, Thunderbolt 3, HDMI, RJ-45, card reader, audio combo jack |
| Baterai | 60 Watt-hours |
| Dimensi | 304,8 x 207,9 x 17,05 mm |
| Berat | 1,18 kg |
| Sistem Operasi | Windows 10 |
Dengan spesifikasi yang terbilang kelas atas, tidak mengherankan jika kemudian Dell melepas Latitude 7280 dengan harga tinggi. Saat pertama kali diluncurkan, laptop ini dijual dengan harga berkisar 1.830 dolar AS di pasaran global. Sementara, di pasaran dalam negeri, varian dengan Intel Core i5 punya banderol Rp16 jutaan, sedangkan harga model Core i7 bisa mencapai angka Rp26 jutaan.
