Awalnya, laptop untuk kebutuhan bisnis memang cenderung dibekali dengan bodi jumbo, plus bobot yang berat. Seiring waktu, banyak pabrikan yang kemudian merilis notebook bisnis dengan desain yang lebih ramping dan eye catching, namun tetap solid. Nah, apabila Anda juga sedang berburu perangkat demikian, salah satu model yang dapat Anda pertimbangkan adalah Portege z30-a keluaran Toshiba.
Perusahaan asal Jepang pertama kali meluncurkan perangkat ini ke pasaran global sekitar tahun 2013 lalu. Saat itu, tren perangkat yang ringan dan mobile, namun tetap memiliki daya tahan tangguh memang sedang booming, terutama di sektor ponsel cerdas. Bersamaan dengan itu, ada juga sejumlah notebook bisnis yang berkembang pesat, yang mencoba menggoda pelanggan dengan fitur tambahan, seperti peralatan keamanan yang komprehensif.
Secara tampilan, desain Portege z30-a memang bisa dibilang cukup tipis untuk segmen bisnis. Tidak mudah merancang notebook setipis mungkin tanpa memengaruhi kestabilan. Karena itu, banyak produsen notebook mengandalkan logam ringan seperti aluminium. Namun, Toshiba melangkah lebih jauh dengan membuat sasis dari paduan magnesium khusus yang menjanjikan pengurangan berat yang sangat tinggi.

Untuk memenuhi harapan perangkat bisnis profesional, Portege z30-a menawarkan pilihan antarmuka yang paling penting. Mesin ini tidak hanya mencakup tiga port USB 3.0 yang cepat, namun juga dua output display (VGA dan HDMI) serta LAN Gigabit. Tidak adanya DisplayPort, yang sering diwajibkan untuk monitor beresolusi tinggi, memang sangat disayangkan, namun dapat dipasang melalui stasiun dok (Hi-Speed Port Replicator III) dengan biaya tambahan.
Beralih ke bagian display, perusahaan Negeri Sakura memasang layar diagonal berukuran 13,3 inci, yang menampilkan resolusi WXGA sebesar 1366 x 768 piksel, yang sesuai dengan kerapatan piksel 118 dpi. Dibandingkan dengan beberapa ultrabook, ini memang bukan terobosan. Namun, pengguna tetap mendapatkan layar yang cukup tajam, terutama karena resolusi yang lebih kecil meningkatkan keterbacaan tulisan dan simbol yang lebih kecil.
Sementara, untuk ruang dapur pacu, perangkat ini dibekali dengan prosesor Intel Core i5-4300U, selain ada juga model yang membawa prosesor Intel Core i7-4500U. Performa laptop ditopang kehadiran memori DDR3L dengan kapasitas 8 GB, ruang penyimpanan model SSD 128 GB atau HDD 256 GB, dan kartu grafis dari Intel HD Graphics 4400.
Spesifikasi Toshiba Portege z30-a

| Prosesor | Intel Core i5-4300U; Intel Core i7-4500U |
| Memori | DDR3L 8 GB |
| Ruang Penyimpanan | SSD 128 GB/HDD 256 GB |
| Layar | 13,3 inch HD, LED backlit |
| Grafis | Intel HD Graphics 4400 |
| Konektivitas | Gigabit LAN, Wireless 802.11 ac, Bluetooth 4.0 |
| Port | 3x USB 3.0, RJ-45, dock, HDMI, card reader, audio combo, VGA |
| Dimensi | 316 x 227 x 13,9-17,9 mm |
| Berat | 1,20 kg |
| Baterai | 4-cell |
| Sistem Operasi | Windows 7 |
Ketika pertama kali meluncur ke pasaran internasional, Toshiba menawarkan Portege z30-a di kisaran harga 1.500 euro (untuk model dengan Intel Core i7). Saat ini, produk bekas laptop tersebut bisa ditebus dengan harga mulai Rp5 juta untuk spesifikasi yang sama. Merupakan harga yang menarik mengingat spesifikasi yang dibawa.
