Tampilan bodi notebook Toshiba Tecra Z50-C (sumber: bukalapak)

Review Toshiba Tecra Z50-C, Notebook Konservatif Power Maksimal

Konservatif dalam arti positif, mungkin kalimat ini cukup tepat untuk menggambarkan Tecra Z50-C buatan Toshiba. Laptop ini mempertahankan keunggulan notebook kantor premium klasik, layar yang luar biasa bersama perangkat input yang sangat baik, fitur keamanan yang luas, dan masa pakai baterai yang baik, membuatnya mampu bersaing dengan nama-nama terkenal.

Perusahaan asal Jepang pertama kali meluncurkan perangkat ini ke pasaran global sekitar tahun 2016 lalu. Pada pandangan pertama, ini bisa dianggap sebagai Ultrabook konsumen. Secara eksternal, tidak menunjukkan perubahan besar dibandingkan dengan seri Tecra Z250-A yang meluncur tahun 2014. Ia menyimpulkan kualitas bisnis, pemindai sidik jari, slot SmartCard, atau bahkan TrackPoint di area keyboard yang memenuhi peran dalam kaitannya dengan laptop kantor berkualitas tinggi.

Walaupun tampilan laptop tidak sepenuhnya identik dengan model-model sebelumnya, Toshiba pada dasarnya berpegang teguh pada desain Tecra yang khas. Sasis perak-abu-abu terlihat stylish dan berkualitas tinggi. Sisi atas casing dan area perangkat input hampir tidak menghasilkan tekanan, bezel display kuat, dan engsel display ditarik cukup kuat untuk mencegah goyang sekecil apa pun. 

Antarmuka notebook Toshiba Tecra Z50-C (sumber: bukalapak)
Antarmuka notebook Toshiba Tecra Z50-C (sumber: bukalapak)

Konektivitas yang ditawarkan Toshiba pun cukup murah hati. Empat port USB 3.0 hadir, tetapi port modern seperti USB 3.1 atau DisplayPort telah dihilangkan karena adanya HDMI ‘klasik’ dan VGA-out. DisplayPort dapat ditambahkan melalui port replicator yang terhubung ke port docking di bagian bawah, tentunya dengan biaya tambahan.

Beralih ke bagian display, panel FHD matte berukuran 15,6 inch dengan nama model LP156WF6-SPP1 yang dibuat LG telah dipasang pabrikan. Dibandingkan dengan model lama yang sangat baik, misalnya Tecra Z50 A-12K, layar pada Tecra Z50-C bahkan lebih baik di hampir semua sub-kategori. Rasio kontras tinggi 1067:1, sangat menarik dan mengalahkan pesaing langsung.

Sementara, untuk urusan jantung pacu, Tecra Z50-C menggendong prosesor Intel Core i5-6200U. Selain itu, ada juga model dengan prosesor Intel Core i7-6500U berkecepatan hingga 3,1 GHz. Performa notebook ditopang kehadiran memori tipe DDR3L berukuran 8 GB, kartu grafis dari Intel HD Graphics 520, dan ruang penyimpanan model SSD berkapasitas 256 GB.

Spesifikasi Toshiba Tecra Z50-C

Antarmuka notebook Toshiba Tecra Z50-C (sumber: bukalapak)
Antarmuka notebook Toshiba Tecra Z50-C (sumber: bukalapak)
ProsesorIntel Core i5-6200U, Intel Core i7-6500U
MemoriDDR3L 8 GB
Layar15,6 inch Full HD, LED backlit
GrafisIntel HD Graphics 520
Ruang PenyimpananSSD 256 GB/512 GB
KonektivitasWireless 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 4.1, Gigabit LAN
Port4x USB 3.0, VGA, HDMI, card reader, RJ-45, audio combo jack
Baterai4-cell
Dimensi80 x 258 x 24 mm
Berat 2,13 kg
Sistem OperasiWindows 7 Professional

Ketika pertama kali diluncurkan ke pasaran global, Toshiba melepas Tecra Z50-C dengan harga berkisar 1.500 euro untuk varian Intel Core i5. Saat ini, memang sulit untuk menemukan perangkat ini dalam kondisi baru. Namun, jika Anda kesengsem, masih bisa mendapatkan produk bekasnya dengan banderol Rp6 juta hingga Rp8,6 jutaan untuk model Core i7.