Bagi gamer hardcore, frasa ‘notebook gaming murah’ adalah sebuah oxymoron. Konsep sistem yang dibangun dengan harga kurang dari belasan juta rupiah, yang dapat menangani kerasnya tembak-menembak beroktan tinggi dalam permainan yang menuntut seperti Far Cry 2, mungkin cuma impian. Namun, produsen notebook Taiwan, MSI merintis jalur baru dengan GX630, yang ditujukan untuk gamer kasual.
Laptop ini pertama kali meluncur ke pasaran global sekitar tahun 2009 silam. Merupakan produk yang sangat lawas, tidak mengherankan jika kemudian akan sangat sulit mendapatkan notebook ini dalam kondisi baru. Namun, jika Anda kesengsem dengan produk ini, Anda masih bisa memperoleh produk bekasnya yang punya harga setara notebook harian.
Dengan sasis aluminium hitam yang mengumpulkan sidik jari, strip balap merah, dashboard panggang, dan sejumlah besar stiker iklan mencolok, MSI GX630 mungkin akan terlihat norak. Meski begitu, notebook ringan ini cukup menyegarkan untuk sistem permainan, dengan dimensi yang tidak terlalu besar. Satu-satunya keluhan desain adalah bahwa ia memancarkan panas tepat ketika sebagian besar gamer meletakkan tangan saat menggunakan mouse.

MSI dengan bijak menyoroti tombol gerakan WASD berwarna merah untuk gamer, tetapi bagian keyboard lainnya tidak terlalu akomodatif. Dalam upaya untuk menyediakan pad numerik penuh, pabrikan ‘meremas’ sisa key ke ruang yang lebih kecil. Touchpad yang terlalu sensitif juga terlalu dekat dengan keyboard, yang dapat menyebabkan kursor bergerak-gerak saat mengetik.
Beralih ke bagian display, pabrikan membekali perangkat ini dengan layar berukuran 15,4 inch dan resolusi 1200 x 800 piksel yang cerah. Panel tampil cemerlang saat menampilkan ledakan atau pengaturan tropis, tetapi permukaan reflektif dapat mengganggu saat menonton adegan yang lebih gelap dan sambil melihat dari sudut yang lebih luas. Meski begitu, panel ini cukup baik untuk dua orang yang duduk bersebelahan di depan layar.
Sementara, untuk urusan jantung pacu, dilansir dari situs resminya, MSI GX630 membawa prosesor AMD Turion X2 Dual Core. Performa perangkat ditunjang kehadiran memori tipe DDR2 berukuran mulai 512 MB atau 1 GB dan dapat ditingkatkan hingga 4 GB, kartu grafis dari NVIDIA GeForce GT 9600M, dan ruang penyimpanan berkapasitas maksimal 320 GB.
Spesifikasi MSI GX630

| Prosesor | AMD Turion X2 Dual Core |
| Memori | DDR2 512 MB/1 GB |
| Layar | 15,4 inch WSXGA |
| Grafis | NVIDIA GeForce GT 9600M |
| Ruang Penyimpanan | HDD SATA 160 GB/250 GB/320 GB |
| Konektivitas | Wireless 802.11 b/g, Bluetooth 2.0 + EDR, Gigabit LAN |
| Port | 3x USB 2.0, HDMI, VGA, eSATA, card reader, audio combo jack, modem |
| Baterai | 6/9-cell |
| Dimensi | 358 x 260 x 27-31 mm |
| Berat | 2,7 kg |
| Sistem Operasi | Windows Vista Home Premium |
Ketika pertama kali diluncurkan ke pasaran global, perusahaan melepas MSI GX630 dengan harga mulai 800 dolar AS atau setara Rp12 jutaan saja (kurs 1 dolar AS = Rp15.000). Sekarang, perangkat tersebut memang sudah tidak diproduksi lagi. Namun, Anda masih bisa mendapatkan produk bekasnya dengan harga hanya Rp2,5 jutaan.
