Subnotebook atau notebook, ini mungkin pertanyaan yang akan timbul ketika menengok varian 300V3A dari Samsung Series 3. Faktor bentuk layar dengan ukuran 33,78 cm (13,3 inch) biasanya menyiratkan bahwa ini adalah subnotebook. Namun, bobot laptop yang lebih dari dua kilogram, dan ketinggian 3,3 sentimeter (termasuk kaki, depan 3,2 cm) memunculkan sejumlah keraguan.
Perusahaan asa Negeri Ginseng pertama kali meluncurkan perangkat ini ke pasaran global sekitar tahun 2011 silam. Samsung memosisikan 300V3A sebagai perangkat mobile serbaguna bagi konsumen. Termasuk di dalamnya adalah ‘keyboard kualitas tinggi’, ‘grafis hybrid cepat’, dan prosesor Intel Core i5 yang kuat. Lalu, seberapa tangguh notebook ini?
Samsung 300V3A lebih merupakan notebook sederhana dalam hal bahan dan konstruksinya. Sorotan kecil adalah permukaan aluminium pada tutupnya, dan yang digunakan sebagai kisi untuk keyboard. Area sandaran tangan terdiri dari plastik halus tanpa pernis, yang juga digunakan di atas keyboard dan untuk bingkai panel. Tombol Power On diterangi dengan Samsung blue, yang dapat menarik banyak pembeli.

Untuk konektivitas, ada tiga port USB. Posisi port USB yang tepat tampaknya masuk akal. Setidaknya, orang yang kidal tidak akan terjebak dengan kabel mouse. Namun, di sisi kiri, kabel USB, HDMI, atau VGA bisa menghalangi. Antarmuka di belakang akan menjadi solusi yang menyediakan kabel ‘tidak terlihat’. Sayangnya, engsel yang diturunkan mencegah penggunaan bagian belakang perangkat untuk antarmuka.
Beralih ke bagian display, Samsung telah menyertakan panel WXGA dengan resolusi asli 1366 x 768 piksel. Layar 16:9 terasa non-reflektif, akibatnya tidak ada pantulan. Namun. kontras di 122:1 sangat rendah. Untuk perangkat kantor, warna pucat mungkin tidak bagus, tetapi masih dapat diterima. Namun, siapa pun yang ingin menggunakan Samsung 300V3A lebih banyak untuk menonton film, melihat foto, atau bermain game, bisa kecewa.
Sementara, untuk sektor dapur pacu, perusahaan sudah membekali laptop ini dengan prosesor Intel Core i5-2410M yang diklaim dapat melaju hingga 2,9 GHz. Kinerja perangkat ditunjang kehadiran memori tipe berukuran 4 GB, kartu grafis dari NVIDIA GeForce GT 520M, serta ruang penyimpanan model hard disk berkapasitas 320 GB.
Spesifikasi Samsung 300V3A

| Prosesor | Intel Core i5-2410M |
| Memori | DDR3 4 GB |
| Layar | 13,3 inch HD, LED backlit |
| Grafis | NVIDIA GeForce GT 520M |
| Ruang Penyimpanan | HDD 320 GB |
| Konektivitas | Wireless 802.11 b/g/n, Gigabit LAN, Bluetooth 3.0 |
| Port | 3x USB 2.0, VGA, HDMI, RJ-45, card reader, audio combo jack |
| Baterai | 6-cell |
| Dimensi | 315,1 x 218,9 x 33,3 mm |
| Berat | 2,032 kg |
| Sistem Operasi | Windows 7 Home |
Saat pertama kali meluncur ke pasaran global, Samsung 300V3A ditawarkan dengan harga mulai 799 euro. Saat ini, perusahaan asal Korea Selatan memang sudah tidak memproduksi lagi varian ini. Namun, jika Anda kesengsem dengan perangkat tersebut, masih bisa membeli produk bekasnya dengan harga berkisar Rp3,9 jutaan, tergantung kondisi barang.
