Dell Latitude E6540 merupakan perangkat bisnis unggulan yang pertama kali dilepas pabrikan asal Negeri Paman Sam pada tahun 2013 lalu. Notebook ini merupakan laptop bisnis pertama yang mengusung prosesor Haswell dan menjadi yang terdepan dibandingkan pesaingnya seperti Toshiba Tecra R950, Lenovo ThinkPad T530, dan HP EliteBook 8570p yang masih membawa arsitektur Ivy Bridge dari Intel.

Secara tampilan, ada sedikit perubahan desain dibandingkan pendahulunya, Latitude E6530. Layar abu-abu gelap yang ada pada generasi sebelumnya kini diganti dengan penutup aluminium matte. Detail kecil seperti bingkai keyboard juga telah berubah, dengan sekarang berwarna hitam dan palm rest. Terakhir, sekarang terbuat dari plastik karet dan meninggalkan kesan berkualitas tinggi, meski tidak mudah dibersihkan ketika terkena debu.
Dell terutama mengiklankan konstruksi yang kuat pada model ini dengan sasis Tri-metal dan kestabilan perangkat yang sangat bagus. Perangkat ini tidak bisa “dipelintir” dan hanya cover display yang bisa sedikit terdorong masuk. Area kritis di atas optical drive sangat kaku, dengan menggunakan material magnesium yang sayangnya memiliki dampak berat pada bobot laptop.
Di sektor layar, perusahaan memberikan dua opsi yang berbeda, yaitu resolusi 1366 x 768 piksel dan 1920 x 1080 piksel, dengan teknologi LED backlit. Permukaan layar dengan ukuran 15,6 inch terbuat dari bahan matte yang dapat mencegah refleksi yang menyebalkan. Kecerahan yang ditampilkan mencapai rata-rata 297,2 cd per m2, melampaui semua pesaing dengan rata-rata 220 sampai 280 cd per m2.
Beralih ke sektor jantung pacu, Dell Latitude E6540 menggendong prosesor Intel generasi keempat, salah satunya Core i7-4800MQ yang memiliki clock speed 2,7 GHz dan bisa ditingkatkan menjadi 3,7 GHz melalui Turbo Boost. Untuk mendukung kinerja, pabrikan tidak lupa menanamkan memori RAM tipe DDR3L dengan kapasitas hingga 16 GB serta dukungan grafis dari Intel HD Graphics 4600.
Fitur-fitur lain yang tertanam pada perangkat ini di antaranya konektivitas wireless dan Bluetooth 4.0, memory card reader, port VGA, port HDMI, port USB 3.0, port RJ-45, SIM card connector, SmartCard Reader, hingga slot Kensington. Sementara, jika pengguna ingin mengamankan data-data mereka, tersedia ruang penyimpanan model hard disk dengan kapasitas mulai 320 GB atau SSD dengan kapasitas 256 GB. Berikut kami sampaikan spesifikasi teknis Dell Latitude E6540.
| Prosesor | Intel Core i7 |
| Sistem Operasi | Windows 7, Linux Ubuntu |
| Memori RAM | DDR3L up to 16 GB |
| Chipset | Intel QM87 Express Chipset |
| Grafis | Intel HD Graphics 4600 |
| Layar | 15,6 inch HD (1366 x 768); 15,6 inch FHD (1920 x 1080), LED |
| Ruang Penyimpanan | HDD 320 GB; SSD 256 GB |
| Baterai | 6-cell Li-ion; 9-cell Li-ion |
| Konektivitas | Wireless 802.11 g/n, Bluetooth 4.0, Gigabit Ethernet |
| Port | Headset, memory card reader, VGA, HDMI, USB 3.0, RJ-45, SIM card connector, SmartCard Reader, Kensington slot |
| Dimensi | 379 x 33,4 x 250,50 mm |
| Berat | 2.56 kg |
Ketika pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 lalu, Dell memasarkan Latitude E6540 dengan harga mulai 1.860 euro atau USD 2.455 di pasar global atau Rp22,5 jutaan di Indonesia. Kini, produk bekas perangkat tersebut ditawarkan dengan harga mulai Rp11 jutaan.
