Pada semester kedua 2010 lalu, Toshiba sempat merilis model Portege R700 ke pasaran global. Notebook yang satu ini dianggap kian menasbihkan seri Portege sebagai keluarga laptop ringan serta hemat daya. Perangkat ini menjanjikan masa pakai baterai hingga 12 jam serta performa aplikasi yang mumpuni dan desain yang kompak.

Sekilas, mungkin sebagian dari Anda kurang bisa membedakan antara Portege R700 dengan Satellite R630. Nah, jika yang terakhir dikembangkan untuk pengguna pribadi, maka Portege R700 diproduksi sebagai laptop ringan dan portable yang dirancang khusus untuk penggunaan bisnis, sama seperti keluarga Portege pada umumnya.
Secara tampilan, Portege R700 memang mengusung desain yang sangat mirip dengan Satellite R630. Dengan ringkas dapat kita simpulkan bahwa perangkat ini memiliki stabilitas dan ketahanan yang baik, dengan menggunakan material magnesium dan struktur ‘sarang lebah’ khusus. Tetapi, karena model ini dilengkapi dengan baterai berukuran lebih besar, bobot yang dihasilkan pun agak lebih berat. Baterai sendiri, yang bertempat di bawah, menopang notebook sampai ke sudut.
Beralih ke sektor konektivitas, port antarmuka Portege R700 juga mirip dengan yang dibawa Satellite R630. Di bagian kiri, pengguna bakal menemukan koneksi power, ventilasi kipas, VGA, koneksi combo eSATA/USB, port USB 2.0, dan port HDMI. Sementara, di sisi sebelah kanan terdapat slot pembaca kartu, drive optik, slot microphone, headset, port USB 2.0, port RJ-45, dan Kensington lock.
Untuk bagian display, perusahaan asal Jepang membekali laptop ini dengan layar berukuran 13,3 inch yang memiliki resolusi maksimal HD (1366 x 768), atau dengan kata lain, format 16:9. Panel matte ini bisa mencapai kecerahan maksimal 213 cd/m2 di tengah segmen gambar, yang sayangnya merosot signifikan di sepanjang tepi, yang mengurangi iluminasi hingga 79 persen. Tingkat hitam juga cukup tinggi yaitu 1,59 cd /m2, artinya hanya mencapai kontras maksimum yang mengecewakan yaitu 134:1.
Berpindah ke bagian jantung pacu, Toshiba Portege R700 menyediakan opsi prosesor Intel Core i7-620M dengan clock speed 2,66 GHz atau Intel Core i3-370M dengan clock speed 2,4 GHz. Kinerja perangkat disokong kehadiran memori RAM berkapasitas mulai 4 GB hingga 8 GB, sedangkan ruang penyimpanan mengusung SSD 128 GB. Berikut spesifikasi teknis Toshiba Portege R700.
| Prosesor | Intel Core i7-620M/Intel Core i3-370M |
| Memori | DDR3 4 GB (maks. 8 GB) |
| Ruang Penyimpanan | SSD 128 GB |
| Layar | 13,3 inch HD, LED backlit |
| Grafis | Intel HD Graphics |
| Port | 3x USB 2.0, VGA, HDMI, Kensington lock, eSATA/USB, dock, audio, card reader, RJ-45 |
| Konektivitas | Wireless 802.11 a/b/g/n, LAN |
| Baterai | 6-cell, Li-ion 66 Watt-hours |
| Dimensi | 30,7 x 316 x 227 mm |
| Berat | 1,56 kg |
| Sistem Operasi | Windows 7 |
Ketika pertama kali dirilis secara global, Toshiba menawarkan Portege R700 dengan harga sekitar 2.229 euro. Kini, laptop tersebut dijual dengan harga Rp13,9 jutaan untuk produk baru dan Rp3,5 jutaan untuk produk bekas.
