Pada tanggal 15 Januari 2008, Steve Jobs pertama kali memperkenalkan model MacBook Air yang disebut sebagai laptop dengan dimensi tertipis di dunia. Sekalipun klaim tersebut tidak begitu akurat, namun perangkat ini tidak diragukan lagi sebagai produk yang menjadi kisah sukses Apple. Hingga saat ini, MacBook Air terus menjadi kandidat teratas dalam pencarian notebook ultra-portable dengan desain yang ramping.

Dalam perkembangannya, perusahaan teknologi yang berbasis di Paman Sam tersebut telah merilis berbagai varian MacBook Air, salah satunya model MacBook Air 6.1, atau lebih dikenal sebagai MacBook Air Mid 2013 karena diluncurkan pada pertengahan tahun 2013. Apple mengatakan bahwa perangkat ini telah dipersenjatai berbagai teknologi terkini, termasuk unit grafis Intel HD 5000 yang terintegrasi.
Secara tampilan, perangkat ini memiliki dimensi berukuran 30 cm x 19,2 cm x 0,3-1,7 cm dengan berat hanya 1,08 kg. Dengan konfigurasi tersebut, MacBook Air 6.1 sangat kompatibel bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi, karena mudah dibawa ke mana saja dan nyaman digunakan kapan pun dan di mana pun.
Di bagian layar, perangkat ini menggendong layar berukuran 11,6 inch dengan resolusi HD (1366 x 768 piksel). Seperti pendahulunya, permukaan layar perangkat tetap glossy dan masih tidak ada pilihan untuk layar sentuh. Seperti sebelumnya juga, Apple menyediakan kemungkinan untuk menghubungkan perangkat dengan display eksternal melalui port Thunderbolt yang terletak di sisi kanan notebook.
Untuk bagian jantung pacu, Apple menggantikan prosesor yang terpasang di generasi ketiga mereka (Ivy Bridge) dengan chip Intel baru dari Haswell yang baru diperkenalkan, yaitu Intel Core i5 atau Intel Core i7 dengan clock speed standar 1,3 GHz yang bisa ditingkatkan menjadi 2,6 GHz melalui Turbo Boost. Untuk mendukung performa, perangkat ini juga disokong dengan kartu grafis dari Intel HD Graphics 5000.
MacBook Air 2013 yang baru juga mengintegrasikan memori kerja hingga 8 GB dan penyimpanan flash hingga 512 GB untuk data. Memori kerja langsung dipasang ke motherboard, yang berarti pengguna tidak dapat melakukan upgrade apa pun di sini. Versi entry-level keduanya dilengkapi dengan RAM berkapasitas 4 GB dan SSD 128 GB. Berikut spesifikasi teknis MacBook Air 6.1 Mid 2013.
| Layar | 11,6 inch (diagonal)LED-backlit glossy (1366 x 768) |
| Ruang Penyimpanan | SSD 128 GB, 256 GB |
| Prosesor | Intel Core i5 Dual Core 1,3 GHz (Turbo Boost 2,6 GHz) |
| Memori RAM | LPDDR3 4 GB |
| Dimensi | 30 cm x 19,2 cm x 0,3-1,7 cm |
| Berat | 1,08 kg |
| Kartu Grafis | Intel HD Graphics 5000 |
| Port | Native Mini DisplayPort, DVI output, VGA output, Dual-link DVI, HDMI, 2x USB 3.0, Thunderbolt, MagSafe |
| Konektivitas | Wireless 802.11 (IEEE 802.11 a/b/g/n compatible), Bluetooth 4.0 |
| Audio | Stereo speakers, dual microphones, headphone port, support Apple iPhone headset |
| Keyboard | Full-size backlit keyboard, multi-touch trackpad |
| Sistem Operasi | OS X Mountain Lion |
Sayangnya, saat ini Apple sudah berhenti memproduksi seri MacBook Air 6.1. Namun, Anda masih bisa mendapatkan produk bekas dari perangkat ini yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp9,4 jutaan.
