Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan varian MacBook Pro, terutama Anda yang merupakan orang yang selalu mengikuti perkembangan gadget terbaru. MacBook Pro merupakan seri komputer jinjing Macintosh yang diperkenalkan oleh Apple pertama kali pada Januari 2006. Produk ini hadir dalam beberapa varian, salah satunya model MacBook Pro Retina 10.1.

Sebelum membahas mengenai MacBook Pro Retina 10.1, kita sedikit membahas tentang seri MacBook Pro. Laptop ini dihadirkan untuk menggantikan model PowerBook G4, sekaligus sebagai model kedua yang diluncurkan setelah iMac. Notebook MacBook Pro sendiri mengusung teknologi paling mutakhir dalam seri MacBook buatan perusahaan Paman Sam tersebut.
Awalnya, MacBook Pro yang dirilis pada 10 Januari 2006 dalam ajang MacWorld Expo adalah model MacBook Pro ukuran 15 inch. Kemudian, tipe yang mengusung layar 17 inch diluncurkan pada tanggal 24 April 2006. Ketika diluncurkan pertama kali, laptop ini memiliki kelemahan pada port FireWire dan S-Video. Sementara, perubahan dari PowerBook di antaranya iSight webcam dan MagSafe, sebuah penghubung kekuatan magnetik yang dirancang sedemikian rupa untuk menghindari lepasnya permukaan badan komputer jinjing yang bersangkutan.
Kembali lagi ke model MacBook Pro Retina 10.1, perangkat ini diluncurkan sebelum tahun 2013, sehingga sering disebut sebagai varian MacBook Pro Early 2013. Apple membekali perangkat tersebut dengan layar berukuran 15,4 inch, lampu latar LED yang lebih cerah, dan peningkatan rasio kontras yang menghadirkan warna hitam pekat dan putih yang lebih cerah.
Perangkat ini sendiri secara keseluruhan memiliki dimensi ketebalan 1,8 cm, lebar 35,89 cm, dan tinggi 24,71 cm, dengan berat sekitar 2,02 kg. Dengan dimensi tersebut, MacBook Pro Retina 10.1 cukup kompatibel untuk membantu konsumen dalam mengerjakan tugas-tugas harian mereka, terutama mereka yang memiliki mobilitas tinggi.
Di bagian jantung pacu, pabrikan asal Negeri Paman Sam mempersenjatai perangkat ini dengan prosesor Intel Core i7 Quad Core dengan clock speed standar 2,4 GHz yang bisa ditingkatkan hingga 3,4 GHz menggunakan Turbo Boost. Selain itu, tersedia juga varian yang membawa prosesor Intel Core i7 Quad Core dengan clock speed standar 2,7 GHz yang bisa dinaikkan hingga 3,7 GHz menggunakan Turbo Boost.
Untuk meningkatkan performa, perusahaan tidak lupa menanamkan memori RAM tipe DDR3L dengan kapasitas 8 GB hingga 16 GB, ruang penyimpanan berkapasitas 256 GB atau 512 GB, serta kartu grafis dari Intel HD Graphics 4000 atau NVIDIA GeForce GT 650M. Fitur-fitur lain yang tertanam pada perangkat ini termasuk wireless, Bluetooth, port USB 3.0, hingga port Thunderbolt. Berikut spesifikasi teknis MacBook Pro Retina 10.1.
| Dimensi | 35,89 x 1,8 x 24,71 cm |
| Berat | 2,02 kg |
| Layar | 15,4 inch Retina, LED-backlit, IPS |
| Prosesor | Intel Core i7 |
| Memori RAM | DDR3L 8 GB up to 16 GB |
| Ruang Penyimpanan | SSD 256 GB, 512 GB |
| Kartu Grafis | Intel HD Graphics 4000, NVIDIA GeForce GT 650M |
| Sistem Operasi | Mac OS X 10.8 |
| Konektivitas | Wireless 802.11n, Bluetooth 4.0 |
| Port | MagSafe 2, 2x Thunderbolt, 2x USB 3.0, HDMI, headphone, SDXC, dual microphones |
| Kamera | 720p FaceTime HD camera |
Di situs jual beli seperti ebay, produk perangkat ini sekarang ditawarkan dengan harga mulai USD 925 atau sekitar Rp12,3 jutaan. Sementara, di Indonesia, produk bekas MacBook Pro Retina 10.1 masih dijual dengan harga Rp21 jutaan.
