Dell Latitude E6400 (sumber: worthpoint.com)

Ketika bujet tipis namun kebutuhan akan laptop semakin mendesak, melirik produk bekas mungkin menjadi solusi yang paling masuk akal. Ada banyak notebook second yang jika Anda pintar memilih, mengusung spesifikasi yang lumayan serta bodi yang tangguh. Nah, sebagai referensi, salah satu perangkat lawas yang cocok digunakan untuk komputasi harian adalah Latitude E6400 buatan Dell.

Perusahaan asal AS pertama kali meluncurkan produk ini ke pasaran global sekitar tahun 2008 silam, berusia dua dekade ketika artikel ini diterbitkan. Jadi, tidak heran jika kemudian Dell sudah menyuntik mati model Latitude E6400. Meski demikian, Anda bisa menemukan model bekasnya di sejumlah situs jual beli online dalam negeri.

Salah satu harapan produsen laptop adalah bahwa produk mereka bisa menjangkau banyak segmen market sehingga secara otomatis akan mendongkrak angka penjualan. Mungkin itu juga yang diharapkan Dell saat meluncurkan produk ini. Dell Latitude E6400 adalah salah satu produk yang mampu mengakomodasi banyak kepentingan.

Antarmuka Dell Latitude E6400 (sumber: amazon.com)
Antarmuka Dell Latitude E6400 (sumber: amazon.com)

Tidak seperti generasi sebelumnya yang menampilkan ujung dan lekukan yang membulat, Dell Latitude E-Series memiliki desain industri khas bisnis. Sasis seluruhnya terbuat dari magnesium alloy dengan banyak sudut 90 derajat yang tajam. Meskipun terlihat cukup modern, ini juga merupakan gaya old school. Namun, build dan desain berbicara banyak dalam hal daya tahan keseluruhan notebook.

Untuk bagian display, layar matte WXGA+ (1440 x 900 piksel) pada Dell Latitude E6400 benar-benar indah. Tidak ada piksel mati yang ditemukan selama pengujian. Warna cerah meskipun layar matte, dan manfaat tambahan adalah kurangnya pantulan di lingkungan kantor. Sudut pandang lebar membuat panel terlihat tajam, bahkan pada sudut yang berubah bentuk. Penyesuaian cahaya latar sangat luas, memungkinkan pengguna menyesuaikan pengaturan untuk ruangan yang lebih gelap.

Sementara, untuk urusan dapur pacu, pabrikan asal Negeri Paman Sam sudah membekali perangkat ini dengan prosesor Intel Core 2 Duo, dengan varian P8400, P8600, T9400, dan T9600. Kinerja laptop ditopang kehadiran memori tipe DDR2 berukuran maksimal 8 GB, kartu grafis dari Intel GMA X4500 atau NVIDIA Quadro NVS 160M, dan ruang penyimpanan model SSD maksimal 128 GB atau HDD hingga 250 GB.

Spesifikasi Dell Latitude E6400

Spesifikasi Dell Latitude E6400 (sumber: amazon.com)
Spesifikasi Dell Latitude E6400 (sumber: amazon.com)
ProsesorIntel Core 2 Duo
MemoriDDR2 maks. 8 GB
Layar14,1 inch WXGA, LED backlit
GrafisIntel GMA X4500/ NVIDIA Quadro NVS 160M
Ruang PenyimpananHDD maks. 250 GB/SSD maks. 128 GB
Konektivitas Wireless 802.11 a/b/g/n, Gigabit LAN, Bluetooth 2.1
Port4x USB 2.0, RJ-45, RJ-11, VGA, Display Port, card reader, audio combo jack
Baterai6-cell
Dimensi335 x 238 x 27-31 mm
Berat1,92 kg
Sistem OperasiWindows XP/Vista

Ketika pertama kali dirilis, Latitude E6400 memang mengusung spesifikasi yang terbilang maju di eranya. Kala itu, Dell menawarkan perangkat ini dengan harga mencapai Rp9,8 jutaan. Saat ini, jika Anda tertarik, Anda bisa mendapatkan Latitude E6400 bekas atau second dengan harga mulai Rp1,2 juta hingga Rp2,8 jutaan, tergantung kondisi barang.

Kiriman serupa